21 Februari 2020 - 04:13
Iran Terjangkiti Virus Corona, KBRI Tehran Keluarkan Himbauan

Disebutkan sehari sebelumnya, Rabu, 19 Februari 2020, otoritas kesehatan di kota Qom Iran, mengkonfirmasi dua kematian laki-laki tua sebagai insiden pertama korban virus Corona di negara tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, menyusul dua pasien yang disebut positif terjangkiti virus Corona meninggal di kota Qom Iran, KBRI Tehran mengeluarkan surat himbauan kepada warga Indonesia di Iran terkhusus di Qom untuk waspada dan menjauhi tempat-tempat keramaian untuk menghindari penyebaran penyakit, Kamis, 20 Februari 2020. 

Disebutkan sehari sebelumnya, Rabu, 19 Februari 2020, otoritas kesehatan di kota Qom Iran, mengkonfirmasi dua kematian laki-laki tua sebagai insiden pertama korban virus Corona di negara tersebut. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Qassem Janbabaei mengatakan kedua pasien lanjut usia yang meninggal dunia di rumah sakit di Qom pada tes sehari sebelumnya terdeteksi terkena virus Corona. Keduanya berasal dari lingkungan Qom yang terpisah, dan tidak pernah keluar dari provinsi Qom apalagi keluar negeri. 

"Bagaimana mereka tertular virus corona tidak jelas, dan masalah ini sedang diselidiki." Kata pejabat tersebut dalam wawancara dengan Kantor Berita IRNA. 

Melalui surat himbauan yang diedar KBRI Tehran untuk seluruh WNI di Iran disebutkan, jika dalam keadaan mendesak agar WNI menghubungi nomor hotline KBRI Tehran pada nomor ponsel 09378132531, 09919614860, 09129632269, 09370723131, 09120368594, 09120542159 atau hubungi KBRI Tehran pada nomor telepon 021-8871558.

Disebutkan Qom adalah kota dengan jumlah WNI terbanyak di Iran. Terdapat kurang lebih 200 WNI di kota Qom yang mayoritasnya adalah pelajar. Otoritas Qom sendiri telah menetapkan kantor-kantor dan sekolah-sekolah diliburkan sampai waktu yang belum ditentukan. 

.....

178