(ABNA24.com) Mohammad Javad Zarif dalam wawancara dengan majalah mingguan Jerman, Spiegel, Sabtu (25/1/2020) menyinggung kemungkinan penggunaan mekanisme penyelesaian sengketa nuklir oleh tiga negara Eropa yaitu Jerman, Inggris dan Perancis.
Ia menuturkan, negara-negara Eropa tidak punya alasan hukum untuk menggunakan mekanisme semacam ini.
Menurut Zarif, Iran dalam hal ini sependapat dengan Rusia dan Cina bahwa Eropa harus siap menghadapi perang besar.
Saat ditanya soal ancaman Iran untuk keluar dari Traktat Non-Proliferasi Nuklir, NPT, Zarif menjelaskan, keluarnya Iran dari NPT bukan berarti bahwa negara ini akan membuat bom atom, karena Republik Islam Iran berdasarkan nilai-nilai moral dan keyakinan, sama sekali tidak ingin membuat bom atom.
Menlu Iran menegaskan, Amerika dan Eropa berutang jasa kepada Letjen Qasem Soleimani karena telah menumpas kelompok teroris Daesh.
.........
340