(ABNA24.com) Abdollahian di laman Twitter-nya menulis, "Di puncak krisis Daesh di Irak, Amerika Serikat tidak memberikan jawaban logis mengenai dokumen terperinci tentang hubungan jendral-jenderalnya dengan para pemimpin Daesh di Mosul,".
"Kini, aksi pelanggaran terhadap teritorial dan kedaulatan Irak dengan jelas-jelas membom basis aktif anti-teror, apakah ini bukan dukungan Gedung Putih terhadap Daesh?" tegas Abdollahian.
Pesawat nirawak AS, Minggu menargetkan basis brigade 45 dan 46 Al-Hashd al-Shaabi di kota al-Qaim yang terletak di perbatasan Irak-Suriah menyebabkan sedikitnya 25 orang gugur dan 51 terluka.
Rakyat dan banyak pejabat Irak telah berulangkali menyerukan diakhirinya pendudukan AS terhadap negaranya.
...........
340