17 September 2019 - 08:59
Arab Saudi Lanjutkan Proyeksi Anti Iran

Departemen Luar Negeri Arab Saudi Senin (16/09) malam melanjutkan tudingan tak berdasar Riyadh terhadap Republik Islam Iran dan dalam statemennya mengklaim serangan ke instalasi minyak negar aini dilakukan dengan menggunakan senjata Iran.

(ABNA24.com) Departemen Luar Negeri Arab Saudi Senin (16/09) malam melanjutkan tudingan tak berdasar Riyadh terhadap Republik Islam Iran dan dalam statemennya mengklaim serangan ke instalasi minyak negar aini dilakukan dengan menggunakan senjata Iran.

Seperti dilaporkan IRIB, Deplu Arab Saudi di statemennya ini menyebut serangan drone Yaman ke instalasi minyak Riyadh sebagai serangan terhadap arus minyak global.

Sementara itu, menlu Amerika Sabtu malam tanpa memberi bukti menuding Iran bertanggung jawab atas serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi.

Mike Pompoe di akun twitternya seraya mengulang klaim palsu anti Iran mengklaim, Tehran berada di balik serangan drone Yaman ke instalasi minyak Arab Saudi.

Unit drone militer dan komite rakyat Yaman Sabtu (14/09) mengirim 10 drone produk dalam negeri dan menyerang kilang minyak Buqayq dan Khurais milik perusahaan minyak nasional Arab Saudi (Aramco). Serangan ini menimbulkan gangguan di produksi minyak Arab Saudi.

Pasca serangan ini Juru bicara militer Yaman,Yahya Saree dalam statemennya menjelaskan, operasi tersebut dilakukan dalam koridor hak legal bangsa Yaman membalas kejahatan koalisi Arab Saudi dan blokade lima tahun terhadap Yaman.

Arab Saudi bersama AS dan Uni Emirat Arab selama beberapa bulan terakhir banyak melakukan upaya untuk menuding Iran mengirim senjata ke Yaman.

Sementara itu, petinggi Yaman berulang kali menekankan bahwa kekuatan defensif militer negara ini sepenuhnya dalam negeri dan meski diblokade oleh Riyadh, kekuatan ini semakin meningkat.

Arab Saudi dengan dukungan AS dan Uni Emirat Arab serta sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.

Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang, menciderai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.




/129