17 April 2017 - 19:56
Puluhan Banser GP Ansor Tak Gentar Hadapi Ribuan Massa, HTI pun Bubar

Meski ribuan massa HTI berkumpul di depan Lapangan Karebosi karena dilarang masuk oleh kepolisian, Banser GP Ansor yang hanya berjumlah puluhan orang tak gentar. Mereka bahkan sempat terlibat bentrok dengan massa HTI demi membubarkan acara tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Komitmen Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk menggagalkan aksi pawai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Makassar yang mengusung khilafah bukanlah isapan jempol belaka.

Meski ribuan massa HTI berkumpul di depan Lapangan Karebosi karena dilarang masuk oleh kepolisian, Banser GP Ansor yang hanya berjumlah puluhan orang tak gentar. Mereka bahkan sempat terlibat bentrok dengan massa HTI demi membubarkan acara tersebut.

Pantauan Koranmakassar.com, bentrok dipicu saat pihak HTI menggelar orasi soal khilafah. Banser yang juga dibantu oleh massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pun geram dan mencoba menggagalkan aksi itu sehingga adufisik pun terjadi.

Untung saja pihak kepolisian sigap menghalau dua kubu sehingga bentrok tidak meluas. Pasca kejadian itu pihak HTI pun membubarkan diri setelah mendapat pengarahan dari kepolisian.

Massa HTI awalnya berkumpul di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar. Banser yang sudah standby di Lapangan Karebosi pun mengarah ke Al Markas. Hanya saja, saat Banser tiba di Al Markaz rombongan HTI sudah bergerak menuju karebosi.

GP Ansor tegas menolak kehadiran HTI karena dinilai menyebarkan paham anti Pancasila dan anti NKRI. HTI dalam setiap dakwahnya kerap menyebut pemerintah Thoqut atau kafir sehingga tak bisa diikuti perintahnya.

Aksi HTI ini tidak mendapat izin dari Pemkot Makassar dan Kepolisian. Namun HTI tetap memaksakan melaksanakan kegiatan itu. Pawai HTI sedianya diikuti beberapa massa dari sejumlah daerah di Sulsel, tapi GP Ansor bersama kepolisian yang menjaga di daerah masing-masing berhasil menghadang massa HTI untuk ke Makassar.