Menurut Kantor Berita ABNA, menyusul gempa yang melanda kota Masyhad, Presiden Republik Islam Iran, DR. Hassan Rouhani melalui telepon memerintahkan kepada gubernur Masyhad untuk memastikan jumlah korban dan memberikan bantuan segera.
Rouhani juga mengingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan. Ia mengatakan keamanan warga adalah tanggungjawab sepenuhnya pemerintah.
Disebutkan, gempa berskala 6 SR terjadi di kota Masyhad Iran rabu (5/4) pukul 10:39 waktu setempat. Gempa tersebut menelan korban jiwa dua orang dan melukai 7 warga lainnya. Gempa yang berpusat di desa Sefid Sank bagian selatan kota Masyhad tersebut merusak 80 % bangunan dari beberapa pedesaan termasuk sejumlah bangunan di kota Masyhad.