Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib Shalat Jumat Tehran menyatakan perlawanan bangsa Iran dalam perang pertahanan suci yang dipaksakan rezim Saddam Hussein menampilkan identitas khusus dalam sejarah umat manusia.
Ayatullah Mohammad Emami Kashani dalam khutbah Jumat di Universitas Tehran (27/9) menegaskan bahwa perlawanan bangsa Iran dalam perang pertahanan suci selama delapan tahun merupakan perjuangan di jalan Islam dan Tuhan.
"... dalam perang ini para pemuda Iran mempersembahkan darahnya karena Allah swt demi membela independensi, kehormatan, kedaulatan dan kecemerlangan Republik Islam, "ujar Khatib Shalat Jumat Tehran.
Di bagian lain Khutbahnya, Ayatullah Kashani menilai pidato presiden Iran dalam pertemuan Majelis Umum PBB ke-68 yang argumentatif, kokoh dan logis, menyuarakan ketertindasan bangsa Iran.
"Negara-negara adidaya dunia terutama AS selama 35 tahun lalu telah berbuat lalim terhadap bangsa Iran," tegasnya.