Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib Shalat Jumat Tehran Ayatullah Muhammad Emami Kashani mengatakan, kehadiran rakyat Iran dalam pemilu mendatang akan memaksa mundur musuh-musuh negara itu.
Hal itu dikatakan Ayatullah Emami Kashani dalam khutbah pertamanya hari ini (Jumat, 5/4) menyinggung tentang pemilu presiden Republik Islam Iran periode ke-11 yang akan digelar pada bulan Juni, seperti dikutip IRNA.
Ayatullah Emami Kashani mengatakan, pemilu tahun ini sangat penting dan memerlukan partisipasi penuh semangat dari rakyat, sebab bangsa Iran tengah "diserang" musuh.
Ia menambahkan, pertisipasi rakyat dalam pemilu ini menunjukkan kesatuan dan persatuan bangsa Iran yang akan memaksa musuh untuk mundur.
Khatib shalat Jumat Tehran pekan ini menilai partisipasi rakyat Iran dalam pemilu mendatang sebagai tanda "ketakwaan politik" mereka. Ia menandaskan, takwa memiliki berbagai jenis di mana partisipasi rakyat dalam pemilu presiden merupakan tanda dari "takwa politik."
Ayatullah Emami Kashani menjelaskan bahwa jika seseorang tidak turut berpartisipasi dalam pemilu ini maka ia telah berdosa dan tindakannya itu bertentangan dengan "takwa politik."
Ia menandaskan, partisipasi rakyat dalam pemilu akan memahamkan kepada musuh bahwa sanksi tidak ada gunanya.
Ayatullah Emami Kashani juga menyinggung pesan Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei di tahun baru "Nowruz" di kota Mashad.
Khatib shalat Jumat mengatakan, Rahbar dalam penjelasannya menegaskan tentang Epik Politik dan Ekonomi di mana beliau menandaskan bahwa musuh ingin menghalangi bangsa Iran dari pekerjaan-pekerjaan mendasar negara dan menyibukkan mereka dengan pekerjaan-pekerjaan lainnya (yang tidak mendasar) serta mengkondisikan mereka dalam goncangan dan kecemasan.
Lebih lanjut khatib shalat Jumat Tehran menuturkan, Rahbar menegaskan bahwa musuh ingin menyembunyikan kemajuan-kemajuan besar bangsa Iran dan sayangnya sejumlah oknum di dalam negeri melakukan hal yang sama.
"Dalam kondisi ini, apa kewajiban kita?" tanyanya.
Ayatullah Emami Kashani mengatakan, berdasarkan sebuah ayat al-Quran, Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw berfirman, wahai Nabi janganlah kamu merasa lelah dengan pekerjaan-pekerjaan ini dan berdirilah kuat di hadapan musuh-musuhmu dan katakan pembicaraanmu.