Menurut Kantor Berita ABNA, Syarif al Rubi, salah seorang pengamat politik Mesir dengan mengamati jalannya revolusi rakyat Mesir yang berlangsung selama 25 bulan mengatakan, "Jika melihat kondisi kekinian, dengan maraknya kembali aksi-aksi rakyat, khussunya kekacauan yang terjadi di Iskandariyah, saya memprediksi revolusi rakyat Mesir jilid II akan terjadi. Rakyat akan menuntut Mursi turun dari tampuk kepresidenan."
"Rakyat Mesir dua tahun lamanya berjuang untuk menuntut hak-hak mereka. Banyak yang telah mereka korbankan. Karenanya tidak ada yang menjadi penghalang bagi mereka untuk menjatuhkan rezim yang baru jika tuntutan mereka tidak terpenuhi. Ancaman militer sekalipun tidak akan menggoyahkan tekad rakyat Mesir." Lanjutnya.
Al Rubi menegaskan DR. Muhammad Mursi dan perdana menteri Mesir Hisham Qandil tidak menepati janjinya atas rakyat Republik Arab Mesir. Banyaknya anggota Ikhwanul Muslimin dalam pemerintahan Mursi dianggap telah menghilangkan kepercayaan rakyat Mesir atas presiden yang konon penghafal al-Qur'an tersebut.