Menurut Kantor Berita ABNA, dalam pertemuannya dengan peziarah yang terdiri dari warga kota Esfahan pekan lalu, Ayatullah Misbah Yazdi mengatakan, "Salah satu kewajiban terbesar setiap muslim adalah menegakkan hukumat Islami dan senantiasa mengawal dan menjaganya. Dan Imam Khomeini telah melakukan pekerjaan besar ini."
Ulama yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Pendidikan dan Penelitian Imam Khomeini ra ini lebih lanjut menyebutkan bahwa Wilayatul Faqih adalah salah satu faktor penting keberhasilan revolusi dan faktor penjaga revolusi yang utama. Lebih detail beliau berkata, "Musuh-musuh Islam dalam upayanya untuk menghancurkan masyarakat Islam, yang paling pertama hendak mereka runtuhkan adalah kepercayaan dan kesetiaan umat terhadap Wilayatul Faqih. Wilayatul Faqih adalah sasaran pertama mereka, sebab sistem Islami inilah yang menjaga persatuan dan keutuhan umat."
"Pihak musuh sendiri mengakui bahwa Wilayatul Faqih bukanlah sistem politik yang biasa, yang dapat diperjualbelikan, ataupun dengan mudah diotak-atik. Karenanya upaya musuh adalah konsentrasi untuk melakukan penghancuran sistem ini secara sistematis dan berkesinambungan. Wilayatul Faqih adalah ibarat mesin penggerak yang tetap menggerakan roda revolusi untuk tetap berputar dan berjalan pada jalurnya." Tegas beliau.
Ayatullah Misbah Yazdi kemudian berkata, "Kemenangan Revolusi Islam Iran adalah peristiwa besar yang sangat menakjubkan dunia, dan setan besar zaman itu heran dengan keberhasilan tersebut. Mereka tidak habis pikir, bagaimana mungkin sebuah pergerakan rakyat yang hanya dipimpin oleh seorang ulama telah berhasil melakukan perubahan yang begitu dahsyat."
"Pihak musuh setelah bertahun-tahun melakukan penelitian dan pengamatan atas peristiwa tersebut akhirnya mengambil kesimpulan bahwa keberhasilan dan kemenangan revolusi Islam Iran didorong oleh semangat keberislaman yang tinggi. Karenanya merekapun melakukan rancangan-rancangan kerja untuk kemudian bisa memadamkan semangat itu." Jelas beliau.
Ulama yang juga tercatat sebagai anggota Majelis Khubregan ini kemudian memaparkan bahwa salah satu faktor penyebab timbulnya semangat keberislaman yang tinggi ditengah-tengah masyarakat Iran adalah adanya kecintaan umat kepada ulamanya. Bagi rakyat Iran, ulama adalah wakil Imam Zaman afs, yang bukan hanya sekedar dicintai namun juga wajib memberikan ketaatan kepada mereka. Ayatullah Misbah Yazdi berkata, "Kesulitan terbesar pihak musuh untuk melancarkan rencana-rencana busuk mereka, adalah adanya ketaatan umat terhadap Wilayatul Faqih. Propaganda apapun yang mereka gencarkan, semuanya tidak berdaya dengan keberadaan Wilayatul Faqih yang sangat dipercayai dan didukung umat."
Ayatullah Misbah Yazdi kemudian menyebutkan kesetiaan umat terhadap Wilayatul Faqih adalah sebuah anugerah besar yang patut disyukuri. Beliau berkata, "Kesetiaan dan dukungan rakyat terhadap Wilayatul Faqih dan Rahbar tidak datang serta merta karena sekedar perintah agama, namun juga berkaitan erat dengan kepribadian Rahbar yang mengagumkan."
"Rakyat Iran belum pernah menemui sebelumnya orang yang memiliki kepribadian sebagaimana yang dimiliki Imam Khomeini ra, keteguhan beliau memegang prinsip dan karakter mengagumkan lainnya, karenanya rakyatpun menyerahkan ketaatan kepada beliau untuk memimpin jalannya revolusi." Ungkap beliau lebih lanjut.
Dipenghujung ceramahnya Ayatullah Misbah Yazdi memberikan nasehat sebagaimana yang pernah dinasehatkan oleh Imam Khomeini ra. Beliau berkata, "Kemenangan revolusi tidak terlepas dari peran Imam Zaman afs, karenanya telah menjadi kewajiban dan keharusan untuk tetap memberikan kesetiaan dan ketaatan kepada Imam Zaman afs. Jalan yang harus ditempuh umat Syiah adalah jalan lurus yang pernah ditempuh para Aimmah as. Dengan menempuh jalan Aimmah as maka segala bentuk kelalaian dan kealfaan dapat dihindari."