Menurut Kantor Berita ABNA, Sayyid Hamid Malakuti Tabar, kepala lembaga kebudayaan Iran di Sudan berkata, "Kaum muslimin Sudan adalah para pecinta Ahlul Bait as, dan untuk mempelajari ilmu-ilmu Islam mereka senantiasa hadir dalam setiap penyelanggaraan acara-acara keislaman yang diselenggarakan oleh mazhab-mazhab yang berbeda."
Beliau dalam penjelasan lanjutannya menyebutkan, "Hari ini permasalahan yang terpenting adalah menyatukan kaum Sunni dan Syiah. Musuh-musuh Islam senantiasa mengobarkan fitnah agar kedua kelompok besar Islam ini tetap dalam perselisihan dan pertikaian sehingga umat Islam menjadi umat yang lemah. Kami (umat Syiah) yang merupakan bagian dari umat Islam seluruhnya berkewajiban untuk menghalangi musuh-musuh Islam untuk mencapai tujuannya."