11 September 2026 - 20:35
Clinton: AS Berada dalam Situasi Sulit terkait Perang dengan Iran / Trump “Juara Olimpiade dalam Berbohong”

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengatakan Washington benar-benar berada dalam situasi sulit terkait perang dengan Iran. Ia juga menyebut Donald Trump sebagai “juara Olimpiade dalam berbohong.”

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA-  Hillary Clinton, yang menjadi rival Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2016, tampil dalam program Morning Joe di jaringan MS NOW dan menyampaikan sejumlah pandangan mengenai kebijakan pemerintahan Trump.

Terkait keterlibatan Amerika Serikat dalam perang dengan Iran, Clinton menegaskan: “Kita benar-benar berada dalam situasi yang sulit.”

Mantan Ibu Negara AS itu mengatakan bahwa untuk membuka kembali Selat Hormuz, Washington perlu bekerja sama dengan para sekutunya di Eropa dan juga China agar memberikan tekanan terhadap Iran. Clinton kemudian menyampaikan komentar bernada sindiran mengenai Trump.

Ia mengatakan: “Lalu saya pikir kita perlu memberi Trump ruang untuk mengatakan, ‘Saya yang membuka Selat Hormuz.’ Padahal Selat Hormuz sebelumnya memang sudah terbuka. Baiklah, anggap saja dia yang membukanya.”

Clinton juga menyinggung cara Trump menangani ancaman Covid-19 pada tahap awal pandemi, yang menurutnya sengaja diremehkan.

Ia mengatakan: “Inilah tepatnya pelajaran yang tidak pernah kita ambil. Presiden ini adalah juara Olimpiade dalam berbohong. Dia berbohong tentang segala hal. Dia bahkan berbohong hanya demi berbohong.”

Clinton menambahkan bahwa perilaku seperti itu seharusnya tidak diterima begitu saja oleh masyarakat Amerika.

Ia melanjutkan: “Mengapa kita membiarkan diri kita jatuh ke dalam sikap pasif hanya karena kita tidak tahu bagaimana menyatukan masyarakat?”

Clinton kemudian menyerukan kepada pemerintahan Trump agar “berhenti berbohong, berhenti bermain-main di media sosial, berhenti mencemaskan ballroom dan lengkungan-lengkungan yang konyol, lalu menyusun rencana untuk bekerja sama dengan China.”

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha