Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Divisi Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa Angkatan Laut IRGC, sebagai respons terhadap serangan militer Amerika Serikat terhadap lima kapal tanker Iran di Teluk Persia, telah menyerang dua kapal Amerika dan delapan kapal tanker di kawasan tersebut serta, menurut pernyataan IRGC, menyebabkan kerusakan besar.
Berikut isi Pernyataan Nomor 15 Divisi Hubungan Masyarakat IRGC:
Dengan nama Allah, Penghancur orang-orang zalim
فَمَنِ اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ
“Barang siapa menyerang kalian, maka balaslah serangannya seimbang dengan serangan yang dilakukannya terhadap kalian.”
Rakyat Iran yang beriman dan pencipta sejarah,
Salam dan rahmat Allah atas kalian yang selama sekitar 190 hari dan malam berada di medan, serta telah menunjukkan makna sebenarnya dari kewaspadaan dan keteguhan.
Putra-putra kalian yang pemberani di Angkatan Laut IRGC, sembari terus mempertahankan pengelolaan penuh atas Selat Hormuz, tetap menjaga amanah rakyat Iran yang beriman dan waspada.
Angkatan Laut IRGC, sebagai respons terhadap serangan dan tindakan militer Amerika Serikat terhadap lima kapal tanker Iran di Teluk Persia, telah menargetkan dua kapal Amerika Serikat dan delapan kapal tanker di kawasan tersebut dan menimbulkan kerusakan besar terhadap mereka.
Selain itu, 10 kapal yang disebut melanggar aturan, yang menurut IRGC dengan dorongan dan dukungan militer Amerika Serikat berusaha melintasi zona terlarang dan tidak aman di Selat Hormuz, juga menjadi sasaran.
IRGC menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah pengawasan dan pengelolaan Angkatan Laut IRGC dengan penuh kekuatan dan kendali.
Pernyataan tersebut ditutup dengan ayat:
وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ
“Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
Komentar Anda