Sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita ABNA mengutip CNN Turki, Cevdet Yılmaz, wakil presiden negara tersebut, melaporkan: "Kesepakatan pertahanan yang ditandatangani dengan Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan terhadap Iran."
Ia menambahkan: "Kesepakatan ini tidak ditujukan terhadap Iran atau negara lain mana pun, melainkan ditandatangani dengan tujuan memperkuat keamanan regional, pertahanan bersama, dan pencegahan."
Perlu dicatat bahwa Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Saudi, Recep Tayyip Erdoğan, Presiden Turki, dan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, pada hari Jumat, 16 Mordad 1405 (7 Agustus 2026), menandatangani kesepakatan pertahanan bersama yang mereka beri nama "Pakta Mekkah."
Recep Tayyip Erdoğan, Presiden Turki, juga mengatakan: "Kesepakatan pertahanan bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi memperkuat kerja sama keamanan dan pertahanan serta pengembangan industri pertahanan. Kesepakatan pertahanan bersama ini tidak menargetkan negara mana pun dan terbuka untuk partisipasi negara-negara yang bertujuan mencapai stabilitas di wilayah kami."
Komentar Anda