Kantor Berita Internasional Ahlulbait —ABNA—Tom Nichols dalam tulisannya di majalah The Atlantic menyoroti tewasnya dua tentara Amerika dalam serangan terhadap sebuah pangkalan udara AS di Yordania.
Menurut Nichols, rakyat Amerika berhak mengetahui mengapa kedua tentara tersebut kehilangan nyawa dan sejauh mana Trump bersedia mempertaruhkan keselamatan warga Amerika demi melanjutkan perang tersebut.
Ia juga menyoroti alasan yang disampaikan Trump untuk memulai perang yang dinilai terus berubah. Nichols mengatakan klaim bahwa Iran hampir memiliki senjata nuklir tidak mendapat dukungan dari para analis maupun badan intelijen Amerika Serikat.
Nichols turut mengkritik perubahan tujuan Washington selama perang berlangsung. Menurutnya, kebijakan untuk mengganti pemerintahan Iran telah gagal. Sejumlah sasaran lain, termasuk menghancurkan kemampuan rudal Iran dan membuka kembali Selat Hormuz, juga belum berhasil dicapai.
Ia menyebut Iran masih mempertahankan kemampuan misilnya dan telah menunjukkan kendalinya atas Selat Hormuz.
Pada bagian akhir tulisannya, Nichols memperingatkan bahwa perluasan operasi militer, terutama pengerahan pasukan darat, dapat menyebabkan lebih banyak tentara Amerika tewas.
Ia mendesak Trump untuk menjelaskan secara terbuka tujuan dan strategi perang kepada Kongres serta masyarakat Amerika sebelum mengambil langkah militer berikutnya.
Komentar Anda