Menurut laporan kantor berita Abna yang mengutip Al-Arabi, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran menyatakan telah melakukan serangan kejutan terhadap pusat komando Amerika di wilayah At-Tanf di Suriah.
Berdasarkan laporan ini, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran menegaskan bahwa selama serangan Amerika berlanjut, tidak ada minyak atau gas yang akan diekspor melalui Selat Hormuz, dan kendali penuh atas Selat Hormuz tetap berada di tangan mereka, dan selama agresi Amerika berlanjut, tidak setetes pun minyak dan gas akan diekspor dari wilayah ini.
Korps Pengawal Revolusi Islam Iran juga mengumumkan bahwa selain menghancurkan satu sistem radar, beberapa helikopter khusus operasi khusus juga telah dihancurkan.
Tadi malam dan pagi ini, selain pangkalan At-Tanf, Iran juga menargetkan pangkalan-pangkalan Amerika di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Yordania dengan serangan rudal dan drone yang masif.
Komentar Anda