Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Fasihuddin Fitrat, Kepala Angkatan Bersenjata pemerintahan Taliban, dalam sebuah konferensi media secara tegas menolak keberadaan Tehrik-e-Taliban Pakistan atau TTP di wilayah Afghanistan.
Fitrat menegaskan: “Tehrik-e-Taliban Pakistan sama sekali tidak memiliki kehadiran di Afghanistan, dan wilayah negara ini tidak akan pernah digunakan untuk melawan negara mana pun.” Ia menambahkan bahwa Imarah Islam tidak akan mengizinkan wilayah Afghanistan disalahgunakan untuk operasi melawan negara-negara tetangga.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Taliban itu menyebut serangan-serangan terbaru Pakistan terhadap kawasan perbatasan Afghanistan sebagai tindakan yang “tidak dapat diterima” dan “kejam”. Dengan membandingkan serangan tersebut dengan kejahatan rezim Zionis di Palestina, ia menyatakan bahwa Pakistan, dengan dalih keberadaan TTP, membombardir rumah-rumah warga sipil dan menjadikan anak-anak sebagai korban. Fitrat menegaskan: “Dalam kedua kasus tersebut, anak-anak merupakan korban utama serangan-serangan ini.”
Ia menambahkan bahwa pasukan Afghanistan dalam respons mereka tidak pernah menargetkan warga sipil, sementara Pakistan secara sengaja menyerang warga sipil. Fitrat menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada satu pun serangan Pakistan yang dibiarkan tanpa balasan, dan setiap agresi akan menghadapi respons tegas dari Imarah Islam.
Fitrat menuduh Pakistan menggunakan isu TTP sebagai dalih untuk melakukan agresi ke wilayah Afghanistan. Para pejabat Taliban selama ini selalu menyebut klaim Pakistan mengenai keberadaan TTP sebagai tuduhan yang tidak memiliki bukti dan dokumen, serta menekankan pentingnya saling menghormati kedaulatan kedua negara.
Komentar Anda