Menurut Kantor Berita Internasional Ahl-ul-Bayt (ABNA) – surat kabar Independent Irlandia, dengan mengutip laporan kantor berita Reuters, menulis bahwa pemakaman Ayatollah Seyyed Ali Khamenei berlangsung pada hari Minggu dengan dihadiri puluhan ribu orang, pejabat tinggi Republik Islam, dan anggota keluarganya di lokasi salat Imam Khomeini, Teheran.
Surat kabar tersebut melanjutkan bahwa menurut media resmi Iran, pemakaman diselenggarakan dalam program beberapa hari, dan jenazah Ayatollah Khamenei akan dipindahkan setelah upacara di Teheran ke kota-kota religius di Iran, kemudian ke Najaf dan Karbala di Irak.
Laporan ini, dengan merujuk pada kehadiran luas para pelayat di lokasi salat Imam Khomeini, menambahkan bahwa para peserta hadir dalam upacara dengan membawa bendera dan slogan-slogan melawan Amerika Serikat dan rezim Zionis, dan pejabat tinggi termasuk Masoud Pezeshkian, Presiden, dan Mohammad Baqer Qalibaf, Ketua Majelis Permusyawaratan Islam, juga turut serta dalam salat jenazah. Media ini juga menulis bahwa «Mustafa, Meysam, dan Masoud Khamenei berada di samping peti jenazah ayah mereka dan empat anggota keluarga lainnya.»
Independent menambahkan bahwa otoritas Iran sedang mempersiapkan kelanjutan upacara pemakaman di Teheran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad, dan telah menyediakan fasilitas transportasi, akomodasi, dan jamuan untuk partisipasi luas rakyat.
The Guardian: Pemakaman menjadi panggung peragaan kohesi politik
Surat kabar Inggris The Guardian juga dalam laporannya dari Teheran menulis bahwa pemakaman Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, pemimpin syahid Republik Islam Iran, selain dimensi partisipasi rakyat yang luas, menjadi panggung untuk peragaan kohesi politik dan penggalangan slogan-slogan balas dendam terhadap Amerika Serikat.
Your Comment