Dilansir oleh kantor berita ABNA yang mengutip kantor berita "Shihab", Hazem Qasim mengumumkan bahwa seorang anak perempuan gugur pada Selasa malam akibat serangan pesawat tempur rezim Israel ke tenda-tenda pengungsi di Khan Yunis.
Ia menambahkan bahwa anak ini bergabung dengan puluhan ribu anak yang kehilangan nyawa akibat pemboman, kelaparan, kurangnya perawatan medis, dan dampak perang.
Juru bicara Hamas juga, dengan mengkritik diamnya masyarakat internasional, negara-negara anggota Liga Arab, partai-partai, parlemen, ulama, dan elit negara-negara Arab, memperingatkan bahwa pihak-pihak ini tidak melakukan tindakan efektif apa pun terhadap perkembangan di Gaza.
Di akhir, Qasim juga mengkritik kinerja Otoritas Palestina dan mengatakan bahwa otoritas yang berbasis di Ramallah ini telah bersikap acuh tak acuh terhadap peristiwa di Gaza.
Your Comment