29 Juni 2026 - 09:35
Source: ABNA
Qalibaf: Kami Serius Mengupayakan Pengakhiran Perang di Lebanon

Ketua Parlemen dalam percakapan telepon dengan Ketua Parlemen Lebanon mengatakan: "Mengakhiri perang di Lebanon, kedaulatan dan keutuhan wilayah negara tersebut merupakan bagian penting dari butir pertama nota kesepahaman Islamabad antara Iran dan Amerika Serikat."

Menurut laporan kantor berita ABNA, Mohammad Baqer Qalibaf, Ketua Majelis Syura Islam, dalam percakapan telepon dengan Nabih Berri, Ketua Parlemen Lebanon, dengan menekankan bahwa dalam perundingan pekan lalu di Swiss, salah satu topik terpenting adalah pembahasan mengenai pengakhiran perang di Lebanon serta kedaulatan dan keutuhan wilayahnya, menyatakan: "Masalah ini merupakan komponen penting dari butir pertama nota kesepahaman Islamabad antara Iran dan AS. Setelah delegasi perunding Iran secara serius menunjukkan pelanggaran terhadap butir ini di Swiss, diputuskan untuk membentuk 'Unit Pengendalian Konflik' antara Iran, AS, dan Lebanon, dan unit ini akan memantau proses implementasi butir tersebut di Lebanon."

Qalibaf menegaskan: "Tujuan kami adalah mengakhiri perang di Lebanon, kembalinya para pengungsi ke rumah dan tempat tinggal mereka, mengakhiri pendudukan dan keluarnya rezim Zionis dari wilayah Lebanon, dan kami menindaklanjuti masalah ini dengan serius."

Melanjutkan percakapan ini, Nabih Berri berterima kasih atas sikap Republik Islam Iran dan delegasi perunding Iran, dan menambahkan: "Apa yang Anda perjuangkan di Swiss adalah untuk kepentingan rakyat Lebanon, tetapi musuh Zionis berusaha untuk menghindari masalah pemulihan kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon dalam kerangka kesepahaman Islamabad melalui cara lain."

Kesepahaman Washington antara Lebanon dan rezim Zionis adalah konspirasi dan fitnah

Ketua Parlemen Lebanon merujuk pada kesepahaman Washington antara Lebanon dan rezim Zionis dan menambahkan: "Ini adalah konspirasi dan fitnah, dan Imam Ali (semoga damai atasnya) bersabda: 'Fitnah lebih buruk daripada pembunuhan.'"

Kedua belah pihak juga dalam percakapan telepon ini menekankan perlunya mengadakan pertemuan 'Unit Pengendalian Konflik' secepat mungkin untuk mengendalikan dan mengakhiri perang di Lebanon.

Your Comment

You are replying to: .
captcha