Menurut kantor berita ABNA, media Zionis dengan mengutip Matti Tahfeld, seorang analis politik Zionis, mengklaim bahwa ketegangan dan krisis dalam hubungan antara Benjamin Netanyahu dan Donald Trump telah memuncak hingga mencapai titik di mana Trump tidak menjawab panggilan telepon Netanyahu.
Dalam laporan ini disebutkan penandatanganan kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat serta meningkatnya ketegangan dengan Netanyahu akibat tercapainya kesepakatan tersebut.
Berdasarkan laporan ini, Trump menolak memberikan rincian kesepakatan tersebut kepada pejabat Zionis, dan rezim ini telah menjadi beban bagi Amerika Serikat. Karena alasan inilah, para pemimpin koalisi penguasa rezim Zionis ingin memanfaatkan situasi ini untuk melanjutkan serangan terhadap Jalur Gaza dan mencaplok Tepi Barat ke wilayah pendudukan.
Padahal, serangan dan agresi rezim Zionis terhadap negara-negara di kawasan dilakukan sepenuhnya dengan lampu hijau dan koordinasi dari Amerika Serikat.
Your Comment