17 Juni 2026 - 12:05
Source: ABNA
Bloomberg Menguraikan Detail Draf Nota Kesepahaman Potensial antara Teheran dan Washington

Bloomberg dalam laporannya menyebutkan beberapa detail dari nota kesepahaman potensial antara Teheran dan Washington.

Menurut laporan kantor berita Abna, Bloomberg dalam tulisannya yang mengacu pada teks nota kesepahaman antara Teheran dan Washington menulis: berdasarkan dokumen ini, Iran dan Amerika Serikat bersama sekutu mereka akan mendeklarasikan penghentian segera dan final perang di semua front.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kedua belah pihak berkomitmen untuk menahan diri dari segala tindakan permusuhan dan ancaman, dan dalam waktu maksimal 60 hari (dengan kemungkinan perpanjangan) menyelesaikan negosiasi untuk mencapai kesepakatan final.

Bloomberg juga menulis bahwa Amerika Serikat segera setelah penandatanganan nota kesepahaman akan mencabut blokade laut terhadap Iran dan berkomitmen untuk menarik pasukannya dalam waktu 30 hari sejak tanggal kesepakatan final.

Menurut laporan ini, Iran juga berkomitmen untuk melanjutkan pergerakan kapal dalam waktu 30 hari dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menghilangkan hambatan.

Washington juga telah menyatakan bahwa dengan kerja sama mitra regionalnya, akan berpartisipasi dalam pembangunan kembali dan pengembangan ekonomi Iran.

Laporan ini menambahkan bahwa AS juga berkomitmen untuk mencabut sanksi terhadap Iran sesuai dengan jadwal yang disepakati.

Sebagai imbalannya, Iran sekali lagi menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah berupaya memproduksi senjata nuklir.

Bloomberg selanjutnya menulis bahwa Teheran dan Washington akan berkonsultasi mengenai nasib bahan-bahan yang diperkaya dan masalah nuklir lainnya dalam kerangka kesepakatan final, dan kedua belah pihak menekankan pemeliharaan status quo hingga tercapainya kesepakatan final.

Menurut Bloomberg, di bagian lain nota kesepahaman ini disebutkan bahwa Iran akan mempertahankan program nuklirnya saat ini, tanpa AS memberlakukan sanksi baru atau memperkuat pasukannya.

Berdasarkan laporan ini, Washington juga berkomitmen untuk membebaskan minyak Iran dan layanan perbankan terkait dari sanksi, serta membebaskan aset dan properti Iran yang dibekukan.

Bloomberg menulis bahwa setelah menerima jaminan tentang pelaksanaan sejumlah klausul kesepakatan, kedua negara akan memulai negosiasi mengenai kesepakatan final, dan pada akhirnya kesepakatan ini akan disahkan dengan keputusan mengikat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Your Comment

You are replying to: .
captcha