Seperti dilaporkan kantor berita Abna, Masoud Pezeshkian dalam sebuah wawancara menjelaskan langkah-langkah pemerintah di bidang ekonomi, pencapaian pertahanan dan diplomasi, serta tantangan yang dihadapi negara dalam kondisi perang paksaan ketiga, dan menyatakan: «Apa yang ingin dicapai oleh seluruh pemerintah selama ini telah terwujud dengan karunia Tuhan, dan kami berhasil mengelola bulan suci Ramadhan dan tahun baru tanpa merasakan kekurangan dan dengan harga yang stabil.»
Presiden dengan menyatakan bahwa konsekuensi perang agresor Amerika dan rezim Zionis terhadap negara kita saat ini juga melanda banyak negara di dunia, menambahkan: «Dengan karunia Illahi dan upaya yang dilakukan oleh para manajer, pejabat dan menteri, seluruh warga Iran tidak mengalami kekurangan di pasar, dan harga juga tetap relatif stabil selama ini, yang menunjukkan bahwa sistem sedang berfungsi dengan baik.»
Pezeshkian selanjutnya memuji pengorbanan pasukan militer negara kita dan menegaskan: «Saya mengucapkan terima kasih kepada para pejuang tercinta negara kita yang mempertahankan tanah air dengan segenap jiwa dan raga mereka dan menjadi kebanggaan. Mereka menghidupkan kembali kebanggaan nasional.»
Presiden dengan merujuk pada upaya sia-sia dan gagal dari musuh untuk memaksa Iran menyerah menambahkan: «Amerika dan rezim Israel berpikir bahwa dengan berperang melawan negara kita dalam waktu singkat mereka dapat memaksa kita menyerah, tetapi kehadiran rakyat dan pertahanan heroik para pejuang menunjukkan bahwa bangsa yang penuh heroisme, para prajurit dan pasukan militer Republik Islam Iran tidak bisa semudah itu dipaksa untuk menyerah.»
Pezeshkian menggambarkan kehadiran rakyat di panggung-panggung pertahanan tanah air sebagai «pertunjukan yang tak tertandingi di dunia» dan mengatakan: «Di dunia tidak ada seorang pun yang dapat menerima kehadiran sebesar ini dalam pikiran mereka, sehingga Presiden Amerika mengklaim bahwa gambar-gambar ini dibuat dengan kecerdasan buatan, karena dia tidak percaya bahwa orang-orang dapat hadir setiap malam di jalanan, persimpangan dan panggung publik untuk membela kehormatan dan kebanggaan tanah air mereka. Kehadiran ini adalah pendukung terbesar negara kita.»
Your Comment