Seperti dilaporkan oleh kantor berita ABNA, mengutip jaringan Al Mayadeen, Asosiasi Ulama Yaman, dalam sebuah pernyataan, dengan keras mengutuk kejahatan mengerikan dan ledakan teroris di masjid Syiah di Islamabad, ibu kota Pakistan, di mana beberapa orang syahid dan luka-luka.
Pernyataan itu menyatakan: "Kami menganggap Amerika Serikat bertanggung jawab atas kejahatan ledakan masjid Pakistan; sebuah kejahatan yang dilakukan dengan partisipasi para tentara bayaran takfiri Washington."
Lembaga keagamaan Yaman ini juga menekankan: "Kami meminta umat Islam untuk waspada dan sadar akan konspirasi Amerika Serikat, yang menargetkan persatuan umat Islam."
Pernyataan tersebut selanjutnya menegaskan: "Kejahatan seperti itu tidak ada hubungannya dengan Islam, dan Islam menjauhkan diri darinya; tindakan kriminal ini mirip dengan kejahatan Zionis di Jalur Gaza."
Sumber-sumber terkait kepolisian Pakistan melaporkan pada Jumat sore tentang terjadinya ledakan di masjid Syiah di Islamabad, yang hingga kini menyebabkan 36 orang syahid.
Kelompok teroris ISIS juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.
Berdasarkan pengumuman media Pakistan, ledakan teroris terjadi di masjid dan husainiyah "Khadijah al-Kubra" di area "Tarlai", yang terletak di kota Islamabad.
Your Comment