Menurut laporan Kantor Berita ABNA yang mengutip situs berita "Shafaq News", Kerangka Koordinasi Syiah Irak dalam sebuah pernyataan menyatakan "secara tegas menolak penggunaan wilayah Irak untuk melakukan tindakan agresif apa pun terhadap negara mana pun," dan menambahkan bahwa posisi ini diambil dalam kerangka berpegang pada ketentuan Konstitusi Irak.
Pernyataan itu juga menekankan perlunya tindakan pasukan keamanan untuk mengambil langkah dan kehati-hatian lebih lanjut, serta mendesak mereka untuk bertindak dengan tingkat pengendalian diri tertinggi dalam menghadapi segala kemungkinan provokasi, guna menghindari memberikan alasan apa pun untuk [kemungkinan] serangan terhadap Irak atau mendestabilisasi negara tersebut.
Your Comment