Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Mengutip Al-Manar, fraksi “Loyalitas kepada Perlawanan” yang berafiliasi dengan Hizbullah di parlemen Lebanon mengeluarkan pernyataan keras bahwa kebijakan agresif Amerika terhadap bangsa-bangsa dan negara-negara kawasan telah mencapai tahap berbahaya. Ancaman langsung terhadap nyawa marja’ agung dunia Islam dan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran dapat memicu kobaran api di seluruh kawasan.
Dalam pernyataan tersebut, keteguhan rakyat Iran menghadapi tekanan dan ancaman Amerika serta rezim Zionis digambarkan sebagai contoh nyata kemampuan bangsa-bangsa dalam mempertahankan kedaulatan mereka. Disebutkan pula bahwa kehadiran jutaan rakyat Iran di ruang publik kembali membuktikan bahwa bangsa ini tidak dapat dikalahkan dan bahwa Republik Islam Iran kini menjadi model inspiratif bagi bangsa-bangsa merdeka dan tertindas.
Fraksi Loyalitas kepada Perlawanan juga mengkritik arogansi dan pemaksaan Amerika, seraya menegaskan bahwa Washington dengan mengancam kedaulatan negara-negara, berupaya mengubah sistem politik, bahkan mengintimidasi sekutu-sekutunya di Eropa, telah membahayakan keamanan dan perdamaian internasional.
Fraksi ini juga menyatakan dukungan tegas kepada Republik Islam Iran, menggambarkan kepemimpinan Imam Khamenei sebagai bijaksana dan berani, serta sebagai sumber harapan bagi bangsa-bangsa tertindas dalam menghadapi dominasi global.
Di akhir pernyataannya, para anggota fraksi meminta pemerintah Lebanon untuk menjadikan penanggulangan agresi rezim Zionis dan memulai secara serius proses rekonstruksi wilayah-wilayah yang terdampak sebagai prioritas nasional, serta menjauhkannya dari tarik-menarik politik.
Your Comment