15 Januari 2026 - 05:24
Hizbullah Irak Peringatkan AS: Perang dengan Iran Akan Merusak Kepentingan Anda

Sekretaris Jenderal Pasukan Hizbullah Irak, Abu Hussein al-Hamidawi, memberikan peringatan tegas kepada Amerika Serikat, menyatakan bahwa perang melawan Iran bukanlah permainan, melainkan api yang jika menyala, tidak akan padam kecuali menghanguskan hidung Anda.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Sekretaris Jenderal Pasukan Hizbullah Irak, Abu Hussein al-Hamidawi, memberikan peringatan tegas kepada Amerika Serikat, menyatakan bahwa perang melawan Iran bukanlah permainan, melainkan api yang jika menyala, tidak akan padam kecuali menghanguskan hidung Anda.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan tersebut, al-Hamidawi menekankan bahwa "Poros Perlawanan akan berdiri di sisi Republik Islam Iran terhadap setiap ancaman atau agresi yang mungkin terjadi."

Ia menegaskan: "Kami memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap perang terhadap Iran tidak akan mudah, melainkan akan menjadi api yang akan menghancurkan kepentingan Amerika dan mempermalukannya."

Dalam pernyataan tersebut disebutkan:  
"Hari ini kita menyaksikan bab baru dari konflik antara dua kubu: kebenaran dan kebatilan. Tanda-tanda kubu kebenaran sudah jelas dan identitasnya terlihat. Kubu kebatilan telah dikenal seluruh dunia, karena perbuatan kejahatan dan kebijakan bermusuhan terhadap bangsa-bangsa merdeka serta kelompok perlawanan terhadap imperialisme. Tidak ada yang bisa selamat dari kezaliman dan kebrutalan mereka, kecuali mereka yang menjadi alat untuk mencapai tujuan jahat dan syirik kubu ini."

Ia menambahkan: "Puncak dari kubu kebatilan telah menetapkan Republik Islam Iran sebagai target—sebagai benteng kuat Islam Muhammad, sumber kehormatan umat Islam, dan pelindung kehormatan serta keadilan umat."

Al-Hamidawi menekankan bahwa "tugas syariah dan etika para pejuang di jalan Allah adalah berdiri dengan sekuat tenaga di sisi umat Muslim yang mulia, sabar, dan terkepung oleh kekuatan kejahatan dan kekejaman, karena membela wilayah Republik Islam Iran adalah membela kesucian umat Islam."

Ia berbicara kepada saudara-saudara Muslim di Iran:   "Kami katakan kepada saudara-saudara kami di Iran bahwa kami selalu berada di sisi Anda dalam segala kondisi, dan posisi kami dalam membela rakyat Iran dan kesucian mereka akan jelas tanpa keraguan."

Al-Hamidawi juga memperingatkan rakyat Irak dan poros perlawanan untuk tidak lengah dan tidak terpengaruh oleh pengkhianat atau mereka yang telah menjual akhirat demi dunia yang fana.

Sementara itu, Seyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, menyatakan bahwa Iran siap untuk negosiasi nuklir, asalkan negosiasi tersebut bebas dari ancaman dan tekanan.

Araghchi mengatakan dalam wawancara dengan Al Jazeera:  "Kami telah melakukan komunikasi dengan Steve Witkoff, utusan khusus AS untuk urusan Timur Tengah, baik sebelum maupun setelah perkembangan terkini, dan komunikasi tersebut terus berlanjut."

Your Comment

You are replying to: .
captcha