Menurut Kantor Berita ABNA, CNN mengutip pernyataan penyidik FBI yang melakukan investigasi terhadap ledakan mobil karavan yang terjadi pada Jumat (25/12) dan menilai ledakan ini sebagai bom bunuh diri.
Ledakan diduga kuat berasal dari sebuah mobil karavan yang diparkir di depan gedung kantor perwakilan perusahaan telekomunikasi AS, AT&T.
Mobil karavan itu meledak pada pukul 06.30 waktu setempat ketika tim penjinak bom akan dikerahkan.
Dampak ledakan merusak 41 bangunan dan pertokoan di sekitar lokasi.
Dilaporkan, setidaknya tiga orang terluka dalam insiden tersebut.
342/