Menurut Kantor Berita ABNA, Abdul Nasser Sabah Senin (23/11/2020) memperingatkan, lonjakan cepat penderita Corona di Gaza selama beberapa pekan lalu sangat mengkhawatirkan.
"Jika kekurangan fasilitas medis di Gaza terus berlanjut, maka sistem kesehatan Gaza tidak akan bertahan lebih dari dua pekan, dan akan bergerak ke arah kehancuran," paparnya.
Direktur kantor WHO di Gaza ini mengkonfirmasi bantuan organisasi ini untuk memasukkan peralatan medis yang dibutuhkan guna melawan Corona ke Gaza dan mengatakan, "Harus diambil langkah dan pembatasan ketat gunamelawan Corona dan menurunkan jumlah warga Palestina yang terinfeksi wabah ini di Jalur Gaza."
Jumlah total warga Palestina di Gaza yang terinfeksi Corona sampai saat ini mencapai 14.084 orang dan angka kematian mencapai 92 orang.
Jalur Gaza diblokade total dari darat, udara dan laut oleh rezim Zionis Israel sejak tahun 2006 dan warga kawasan ini menghadapi kesulitan yang besar. (MF)
342/