8 Mei 2016 - 14:15
Aksi Unjuk Rasa Staff RS al Dabbit Aleppo Kecam Serangan Barbar Pemberontak

Staf RS al Dabbit juga meminta media-media Barat untuk menghentikan pemberitaan yang mendistorsi fakta sesungguhnya yang terjadi di Suriah. Mereka menyebut, tentara Suriah justru melindungi Aleppo dari serangan barbar militan asing.

Menurut Kantor Berita ABNA, sejumlah staf medis dari rumah sakit al-Dabbit Suriah yang dibom oleh kubu pemberontak asing Selasa pekan lalu, berunjuk rasa di depan fasiltas rumah sakit yang sebagian telah hancur dan rusak berat. Dalam aksi unjuk rasa tersebut, pengunjuk rasa juga menyatakan dukungan kepada pasukan keamanan Suriah dalam upaya pembebasan sejumlah kota yang dikuasai kubu militan asing.

Staf RS al Dabbit juga meminta media-media Barat untuk menghentikan pemberitaan yang mendistorsi fakta sesungguhnya yang terjadi di Suriah. Mereka menyebut, tentara Suriah justru melindungi Aleppo dari serangan barbar militan asing.

Selasa (3/5) RS al Dabbit dibagian selatan kota Aleppo mendapat serangan rudal dari kubu pemberontak. Dalam serangan yang menyebabkan kerusakan parah pada gedung rumah sakit tersebut juga merenggut nyawa sejumlah staff medis dan pasien, 3 diantara korban jiwa adalah wanita hamil. Serangan itu juga melukai pulukan orang lainnya. Oleh media Barat, rezim Assad dan jet tempur Rusia yang dituding berada dibalik serangan yang menyasar fasilitas publik dan menelan korban jiwa dari kalangan sipil tersebut. Meski klaim sepihak tersebut tidak mampu dibuktikan.