Dinas Intelijen IRGC, dan Kementerian Intelijen Iran, Kamis
(7/9/2023) mengabarkan, berkat upaya intelijen bersama para tentara
rahasia di kedua lembaga, sejumlah anggota jaringan pengorganisir
kerusuhan, berhasil diidentifikasi dan diringkus.
Anggota-anggota jaringan pengorganisir kerusuhan di dalam Iran, ini
dibiayai oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, serta diarahkan
oleh Lembaga Swadaya Masyarakat, LSM asing yaitu Freedom House, dan
Nonviolent Initiative for Democracy, NID yang dikelola politisi di luar
Iran.
Kedua LSM itu aktif membangun jaringan di antara perempuan Iran, dan
merencanakan kerusuhan-kerusuhan di Iran, dan dengan menggelar
kelas-kelas virtual dan gratis bagi para aktivis wanita, mereka
memberikan pelatihan untuk anasir-anasir dalam dan luar negeri.
Pelatihan terbaru dua LSM ini yaitu pada Juli 2023, digelar untuk para
aktivis wanita di luar Iran, oleh salah seorang wartawan media
anti-Revolusi Islam Iran, di School of Oriental and African Studies,
SOAS Inggris. Pelatihan rahasia dua hari ini dihadiri oleh sejumlah
aktivis sosial, dan aktivis wanita secara virtual.
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Dinas Intelijen IRGC, dan
Kementerian Intelijen Iran, tujuan penyelenggaraan pelatihan-pelatihan
tersebut adalah untuk mempersiapkan dan menyampaikan agenda kerja bagi
para pelaku kerusuhan di dalam Iran, guna menciptakan situasi tegang dan
rusuh. (HS)
342/