Kabinet baru yang dipimpin Benjamin Netanyahu dan kehadiran Itamar Ben Gvir yang menjabat sebagai menteri keamanan internal rezim Zionis meningkatkan ketegangan di wilayah pendudukan.
Media Israel, KAN hari Rabu (8/2/2023) melaporkan, situasi beberapa pekan menjelang bulan suci Ramadan selalu meradang dan mencekam, dan tahun ini tingkat ketegangannya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam dua minggu ke depan, tentara Israel akan meningkatkan pasukannya di Tepi Barat dan mengirim tiga unit tempur baruuntuk mencegah operasi dan bentrokan dengan kelompok bersenjata Palestina.
Selain itu, pasukan polisi juga akan diperkuat di Quds.
Menurut jaringan Zionis ini, Amerika dan rezim Zionis mengkhawatirkan ketegangan dan konflik di Tepi Barat dan Quds, dan mereka berusaha untuk mencegah segala tindakan yang akan menimbulkan konflik di wilayah tersebut.
Seorang pejabat Zionis juga mengungkapkan potensi puncak ketegangan menjelang datangnya Ramadhan.
Selama periode ini, rezim Zionis telah melakukan kejahatan paling brutal terhadap warga Palestina. Palestina juga melakukan operasi perlawanan sebagai tanggapan atas kejahatan zionis.(PH)
342/