Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour, Rabu (29/9/2021) mengatakan, "Jika hal ini tidak dilakukan oleh pejabat Irak, maka kami akan melaksanakan tugas kami menghancurkan pangkalan para teroris itu."
Ia menambahkan, "Kami menyaksikan sejumlah pergerakan di Wilayah Otonomi Kurdistan, dan kelompok-kelompok teroris serta anti-revolusi membangun pangkalan di wilayah itu. Sebelumnya kami sudah mengumumkan, kami tidak bisa menerima kondisi ini, dan kami akan menindak tegas."
"Selama pemerintah Irak belum mengusir kelompok teroris, dan anti-revolusi dari utara Irak, dan selama tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan melaksanakan tugas menghancurkan markas dan pangkalan teroris itu," imbuhnya.
Menurut Brigjen Pakpour, "Saat ini militer kami berada dalam kondisi siaga penuh untuk mengantisipasi segala bentuk ancaman." (HS)
342/