Menurut Kantor Berita ABNA, Televisi Al-Mayadeen melaporkan, ledakan itu disebabkan oleh aksi pengeboman markas ini, namun rincian serangan dan kemungkinan kerusakan dan korban belum dirilis.
Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap markas pasukan koalisi Saudi.
Arab Saudi yang didukung Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain melancarkan serangan militer terhadap Yaman sejak Maret 2015 dan memberlakukan blokade darat, laut dan udara di negara tetangganya itu.
Agresi tersebut telah menewaskan ribuan orang Yaman. Menurut PBB, kelaparan di Yaman menjadi bencana kemanusiaan terbesar di dunia.(PH)
342/