Menurut Kantor Berita ABNA, Hal itu disampaikan Menlu AS Antony Blinken dan timpalannya dari Rusia Sergei Lavrov, dalam pembicaraan pertama mereka di Islandia, Rabu (19/5/2021) malam seperti dilansir Reuters.
Lavrov mengatakan Rusia dan AS punya perbedaan serius, tetapi harus bekerja sama dalam masalah di mana kepentingan kami berbenturan.
Rusia, lanjutnya, siap untuk menyelesaikan masalah yang diwariskan oleh pemerintahan AS sebelumnya, dan pembicaraan antara Moskow-Washington harus jujur dan didasarkan pada sikap saling menghormati.
Sementara itu, Antony Blinken menuturkan bukan rahasia bahwa kita memiliki perbedaan, tetapi dunia akan lebih aman jika para pemimpin kedua negara bekerja sama.
"Kami pikir ini bagus untuk rakyat kami, bagus untuk rakyat Rusia dan juga bagus untuk dunia," tambahnya.
"Presiden Biden menginginkan hubungan yang dapat diprediksi dan stabil dengan Rusia," kata Blinken.
Hubungan antara Barat dan Moskow memburuk sejak 2014 karena dipicu oleh beberapa hal seperti, ekspansi pasukan NATO terutama AS di dekat perbatasan Rusia, krisis Ukraina, ketegangan di Laut Baltik, dan situasi di Suriah. (RM)
342/