Menurut Kantor Berita ABNA, Stasiun televisi Al Mayadeen (31/3/2021) melaporkan, Menlu Yaman Hisham Sharaf menegaskan kesiapan Sanaa untuk mewujudkan perdamaian yang adil di negaranya.
Hisham Sharaf menuturkan, "Yaman siap mewujudkan perdamaian yang adil dan bermartabat bagi negara. Tujuan terbuka dan tersembunyi Arab Saudi dalam mengagresi Yaman, gagal."
Ia menegaskan, "Yaman menolak tegas upaya menghubung-hubungkan masalah Yaman dan Iran, dengan dalih dukungan militer Tehran."
Pekan ini Pemerintah Penyelamatan Nasional menggelar perundingan tidak langsung dengan Utusan khusus PBB Martin Griffiths, di Muscat, Oman untuk membicarakan mekanisme gencatan senjata di Yaman. (HS)
342/