Menurut Kantor Berita ABNA, Menurut keterangan yang diperoleh Reuters, Senin (4/1/2021), seorang jubir IAEA mengatakan tim inspektur kami mengawasi kegiatan (pengayaan) di fasilitas pengayaan uranium, Fordow, Iran.
"Berdasarkan informasi, Dirjen IAEA Rafael Grossi dijadwalkan menyampaikan laporan kepada negara-negara anggota pada hari ini (Senin)," tambahnya.
Sebelumnya, juru bicara Pemerintah Iran, Ali Rabiei mengatakan Tehran secara resmi telah mulai memperkaya uranium dengan tingkat kemurnian hingga 20 persen.
"Proses injeksi gas dimulai beberapa jam yang lalu di reaktor Fordow dan produk pertama uranium yang diperkaya dalam bentuk senyawa tertentu (UF6) akan diperoleh hari ini," ujarnya.
342/