1 Desember 2020 - 16:27
Bahrain Mengutuk Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Kementerian Luar Negeri Bahrain mengutuk pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Syahid Mohsen Fakhrizadeh.

Menurut Kantor Berita ABNA, Kemenlu Bahrain dalam sebuah pernyataan hari Senin (30/11/2020), menekankan perlunya upaya terkoordinasi untuk mengurangi dan mencegah ketegangan di kawasan, serta memelihara keamanan dan stabilitas.

“Mengingat apa yang sedang dialami kawasan, Bahrain menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal sehingga tidak membawa kawasan ini ke tingkat baru dari ketidakstabilan dan mengancam perdamaian,” tambahnya.

Sejauh ini banyak negara termasuk Rusia, Venezuela, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Turki, mengutuk pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Syahid Fakhrizadeh. (RM)

342/