Menurut Kantor Berita ABNA, Seperti dilaporkan FNA, Donald Trump Senin (13/7/2020) di akun Twitternya menyebut kondisi berbagai kota yang dikuasai Demokrat memanas dan menulis, polisi harus mengambil sikap lebih keras terhadap politisi sayap kiri ekstrim
"Belum pernah dalam sejarah polisi diperlakukan sedemikian buruk di kota-kota yang dikelola oleh kubu Demokrat," papar Trump.
Sebelumnya Trump juga menggunakan sebutan sayap kiri ekstrim bagi pendukung aksi protes anti rasis dan kekerasan polisi Amerika.
Trump 4 Juli lalu di pidatonya di hari Kemerdekaan AS mengatakan, "Kini kami tengah berada di fase mengalahkan kubu sayap kiri ekstrim, perusuh dan perampok."
Amerika Serikat selama beberapa bulan terakhir menghadapi krisis pandemi Corona dan aksi protes anti rasis menyusul pembunuhan terhadap George Floyd oleh polisi kulit putih.
Kinerja Trump di dua kasus ini berulang kali mendapat kritikan petinggi Demokrat dan bahkan kubu Republik. (MF)
342/