Menurut Kantor Berita ABNA, Murad Shtewi, jubir dan koordinator muqawama rakyat Palestina di Kafr Qaddum mengatakan, puluhan militer Zionis menyerang warga Palestina dan menembakan mereka dengan gas air mata ke arah demonstran. Serangan ini mengakibatkan puluhan warga mengalami sesak nafas.
Mohammad al-Aloul, wakil ketua Gerakan Fatah yang juga hadir di aksi demo ini mengatakan, rakyat Palestina dari berbagai lapisan masyarakat mengikuti aksi demo ini dan menolak keputusan penjajah Quds menganeksasi Tepi Barat ke bumi pendudukan.
Rezim Zionis Israel dengan dukungan Amerika berencana melaksanakan aneksasi 30 persen wilayah Tepi Barat, namun membatalkan rencana tersebut karena penentangan masyarakat internasional yang diakibatkan represi opini publik. (MF)
342/