"Kita harus memperkuat semangat perlawanan dan resistensi serta memanfaatkan perlawanan untuk memajukan stabilitas," ungkap Wei Fenghe Rabu (27/05/2020) di sidang Kongres Rakyat Nasional Cina di Beijing di sebuah aksi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan secara langsung menyebut nama Amerika, seperti dilaporkan ABNA24.
Menhan Cina menambahkan, "Menyusul wabah Corona, Amerika menekan Cina dan memberi pembatasan keras terhadap Beijing. Oleh karena itu, Cina harus memperkuat spirit perlawanannya."
Statemen menhan Cina dirilis setelah publikasi pidato Presiden Xi Jinping yang meminta militer siaga perang.
Amerika Serikat senantiasa mengintervensi urusan internal Kepulauan Taiwan dan Hong Kong. Ulah Washington tersebut menuai protes keras Beijing. (MF)