Menurut Kantor Berita ABNA, Televisi Al-Alam melaporkan, Hassan Salim hari Selasa (5/5/2020) menanggapi surat yang dikaitkan dengan Matthew T. Tueller, Duta Besar AS untuk Irak dengan menyerukan supaya para pemimpin politik, terutama para pemimpin Syiah Irak bersatu dan bersikap konsisten dengan tidak membiarkan AS ikut campur dalam urusan internal Irak.
"Para pemimpin politik Irak tidak boleh mengabaikan dukungan baru AS terhadap kelompok teroris Daesh untuk melancarkan serangan teroris terhadap pasukan keamanan di berbagai provinsi Irak," tegas anggota legislatif Irak ini.
Pernyataan senada juga disampaikan Mantan Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki di akun Twitternya menanggapi surat duta besar AS untuk Irak, dengan mengumumkan bahwa Irak memiliki pemerintahan dan rakyat yang harus hargai kepentingan negara dan bangsanya.
Media Irak hari Selasa menerbitkan teks yang dikaitkan dengan Duta Besar AS untuk Irak, Matthew Tuller yang menyatakan bahwa AS akan mengambil langkah terbaik untuk membantu Irak menghadapi masalah yang menghadang, jika pemerintah Irak belum terbentuk.
Statemen ini mengemuka di saat Amerika Serikat telah menarik diri dari beberapa pangkalannya di Irak dan memberikan lampu hijau kepada sel-sel aktif kelompok teroris Daesh untuk melanjutkan serangannyadi berbagai daerah Irak.(PH)
342/