22 Juli 2019 - 04:32
Zarif: Pendekatan AS Perparah Isu Palestina

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif seraya menjelaskan bahwa rakyat Palestina hidup dalam kondisi tak menentu dan terus terancam menegaskan, kebijakan unilateralisme dan pengabaian hukum internasional oleh pemerintah Amerika Serikat memperparah isu Palestina.

(ABNA24.com) Zarif saat berbicara di Komisi Palestina menlu Gerakan Non Blok (GNB) di Caracas, Venezuela seraya mengisyaratkan bahwa pemerintah Amerika berencana menyingkirkan isu Palestina mengatakan, pergerakan jahat Amerika seperti pengakuan secara resmi Quds sebagai ibukota Israel dan relokasi kedubesnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis semakin memperparah kondisi Palestina.

Seraya menyesalkan sikap sejumlah negara di kawasan Asia Barat yang mengiringi pendekatan AS dan Israel, Zarif menambahkan, rencana AS-Israel "kesepakatan abad" menurut seluruh masyarakat dunia termasuk bangsa Palestina tertolak serta tidak dapat dijalankan dan pada akhirnya rencana ini bakal gagal.

Menlu Iran menjelaskan bahwa solusi isu Palestina hanya melalui diakhirinya penjajahan dan pemerintahan aphartied serta mengijinkan bangsa Palestina memiliki sebuah pemerintahan yang sepenuhnya milik mereka. "Negara-negara anggota GNB bersama organisasi yang seideologi khususnya mayoritas anggota Majelis Umum PBB harus melawan kebijakan permusuhan AS dan Israel," tegas Zarif.

Mohammad Javad Zarif tiba di Caracas hari Sabtu (20/07) untuk menghadiri sidang Gerakan Non Blok (GNB).



/129