(ABNA24.com) Seperti dilaporkan IRNA, Geng Shuang Jumat (19/07) saat jumpa pers kepada wartawan dalam dan asing di Beijing meminta Amerika mengakhiri sanksi ilegal dan represi terhadap Republik Islam Iran.
Jubir Kemenlu Cina juga meminta seluruh pihak-pihak di Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) menahan diri dan mempersiapkan upaya untuk mempertahankan kesepakatan nuklir ini melalui dialog.
Presiden AS Donald Trump 8 Mei 2018 secara sepihak keluar dari JCPOA dan menerapkan kembali sanksi ilegal terhadap Iran.
Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
/129
20 Juli 2019 - 05:40
Kode berita: 962689
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan, ulah Amerika Serikat menerapkan sanksi maksimum terhadap Republik Islam Iran telah meningkatkan tensi di kawasan Asia Barat.