(ABNA24.com) Untuk pertama kalinya perusahaan Rusia penyedia makanan astronot akan menyediakan makanan halal untuk astronot Muslim.
Hazza Ali al-Mansouri warga UEA dijadwalkan terbang ke ruang angkasa dengan memakai pesawat ruang angkasa Rusia pada akhir September.
Dengan mempertimbangkan astronot ini adalah muslim, perusahaan Space Food Laboratory akan menyiapkan berbagai makanan halal yang dapat dikonsumsi di luar angkasa dan mengirim bersamanya ke stasiun luar angkasa internasional.
Emirates menandatangani perjanjian dengan Rusia untuk mengirim seorang astronot dari negara itu ke stasiun luar angkasa internasional pada tahun 2018.
Al-Mansouri dan astronot lain bernama Sultan al-Neyadi sedang berlatih sejak musim gugur tahun lalu di daerah dekat Moskow, dan akhirnya al-Mansouri dipilih untuk perjalanan luar angkasa ini.
Ia akan dikirim ke ruang angkasa bersama kosmonot Rusia, Oleg Skripochka dan astronot Amerika, Jessica Meir dengan pesawat ruang angkasa Soyuz MS 15 Rusia.
Al-Mansouri akan ditempatkan selama delapan hari di stasiun luar angkasa internasional, dan kemudian kembali ke bumi.
/129
Makanan Halal Mengudara ke Angkasa
Untuk pertama kalinya perusahaan Rusia penyedia makanan astronot akan menyediakan makanan halal untuk astronot Muslim.
Hazza Ali al-Mansouri warga UEA dijadwalkan terbang ke ruang angkasa dengan memakai pesawat ruang angkasa Rusia pada akhir September.
Dengan mempertimbangkan astronot ini adalah muslim, perusahaan Space Food Laboratory akan menyiapkan berbagai makanan halal yang dapat dikonsumsi di luar angkasa dan mengirim bersamanya ke stasiun luar angkasa internasional.
Emirates menandatangani perjanjian dengan Rusia untuk mengirim seorang astronot dari negara itu ke stasiun luar angkasa internasional pada tahun 2018.
Al-Mansouri dan astronot lain bernama Sultan al-Neyadi sedang berlatih sejak musim gugur tahun lalu di daerah dekat Moskow, dan akhirnya al-Mansouri dipilih untuk perjalanan luar angkasa ini.
Ia akan dikirim ke ruang angkasa bersama kosmonot Rusia, Oleg Skripochka dan astronot Amerika, Jessica Meir dengan pesawat ruang angkasa Soyuz MS 15 Rusia.
Al-Mansouri akan ditempatkan selama delapan hari di stasiun luar angkasa internasional, dan kemudian kembali ke bumi.