22 Mei 2019 - 10:16
Iran Protes Diskriminasi di OKI

Deputi bidang hukum dan internasional menlu Iran seraya mengkritik pendekatan diskriminatif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyelewengan dan konspirasi.

(ABNA24.com) Deputi bidang hukum dan internasional menlu Iran seraya mengkritik pendekatan diskriminatif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyelewengan dan konspirasi.

Seperti dilaporkan IRIB, Gholamhossein Dehghani Selasa sore (21/05) dalam pertemuan dengan para menlu negara-negara Islam di Iran mengisyaratkan penyelenggaraan KTT OKI di Arab Saudi dan mengatakan, OKI harus menjadi tempat untuk meningkatkan solidaritas dan persatuan umat Islam, bukannya menjadi tempat perpecahan dan permusuhan karena pengaruh asing.

Dehghani menilai isu Palestina sebagai prioritas dan tujuan tinggi serta utama OKI dan mengingat kondisi saat ini di dunia Islam dan kawasan Asia Barat khususnya rencana AS dan Israel untuk menciptakan perpecahan di antara negara Islam, ia menekankan, setiap langkah untuk menyelewengkan perhatian anggota OKI atas isu Palestina sejatinya pelayanan kepada Israel dan Amerika.

Seraya mengisyaratkan pendekatan diskriminatif dan anti Iran sekretaris OKI selama beberapa tahun terakhir, Dehghani menyebut pendekatan ini merugikan dan bertentangan dengan semangat serta prinsip organisasi internasional.

Dehghani menuntut sikap netral, transparansi, penghormatan sekretaris OKI terhadap tujuan utama organiasi ini dalam membela hak-hak bangsa Palestina dan penentangan serta perlawanan konspirasi Israel.




/129