27 Desember 2018 - 20:37
Di Iran, Muslim dan Kristen Hidup Harmonis !

Wakil Kristen Assyria di Parlemen Iran, Yonathan Betkolia menyebut negaranya sebagai simbol dari penegakkan hak asasi manusia, keamanan dan ketenteraman bagi minoritas etnis dan agama ilahi.

Menurut Kantor Berita ABNA, Wakil Kristen Assyria di Parlemen Iran, Yonathan Betkolia menyebut negaranya sebagai simbol dari penegakkan hak asasi manusia, keamanan dan ketenteraman bagi minoritas etnis dan agama ilahi.

"Pihak-pihak yang mengklaim mengusung demokrasi, lihatlah kehidupan harmonis dan persatuan antara Muslim dan Kristen di Iran, dan pelajarilah," ujar tokoh Kristen Iran ini dalam peringatan Natal di Urumia, wilayah barat Iran Selasa malam (25/12)

Di bagian lain pidatonya, wakil Kristen Assyria di parlemen Iran menyampaikan pesan perdamaian Nabi Isa bagi dunia.

"Kini, dunia lebih membutuhkan perdamaian dan ketenteraman melebihi sebelumnya," tutur Betkolia.

Mengenai pengorbanan dan kiprah umat Kristen dalam membela Republik Islam Iran, tokoh Kristen Assyria ini menjelaskan, warga Kristen Assyria ikut serta dalam perang delapan tahun membela negara, dan mempersembahkan martir demi Revolusi Islam.

Pada Selasa (25/12), para penganut agama Kristen di dunia, termasuk di Iran memperingati kelahiran Yesus Kristus atau Nabi Isa as, yang  dirayakan di Indonesia sebagai hari Natal.