7 Juni 2017 - 10:08
Tehran Diserang Teroris, KBRI Tehran Intruksikan WNI Waspada

Menyikapi insiden berdarah tersebut, KBRI Tehran melalui surat elektronik menghimbau kepada semua WNI di Iran khususnya di Teheran untuk tidak keluar rumah dan menghindari tempat tempat keramaian seperti stasiun, mall, tempat wisata, pasar dan semacamnya.

Menurut Kantor Berita ABNA, sekurang-kurangnya tujuh orang meninggal dunia dalam insiden serangan bersenjata di dua tempat terpisah di Tehran Iran rabu (7/6).  Serang pertama terjadi di gedung Parlemen Iran saat anggota Parlemen melakukan rapat dalam ruang sidang majelis. Penembakan didalangi paling minimal tiga pria bersenjata. Saksi mata menyebutkan, tiga pria tersebut menggunakan pistol dan senapan AK-47.

Secara terpisah, insiden yang sama terjadi di kompleks makam Imam Khomeini. Seorang pria tidak dikenali dengan AK-47 melakukan penembakan secara acak yang melukai sejumlah warga di lokasi kejadian. Pelaku penembakan kemudian meledakkan diri yang membuat salah seorang petugas taman turut menjadi korban. Kedua lokasi insiden saat ini disebutkan berada dalam kendali aparat keamanan dan menutup semua akses menuju lokasi kejadian untuk menghindari lebih banyak korban.

Menyikapi insiden berdarah tersebut, KBRI Tehran melalui surat elektronik menghimbau kepada semua WNI di Iran khususnya di Teheran untuk tidak keluar rumah dan menghindari tempat tempat keramaian seperti stasiun, mall, tempat wisata, pasar dan semacamnya.

KBRI Tehran juga menghimbau jika harus terpaksa meninggalkan rumah/kantor untuk membawa ID, pasport dan semua identitas yang diperlukan untuk mengantisipasi pemeriksaan oleh aparat keamanan.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas insiden penyerangan yang menelan korban jiwa tersebut. Pihak kepolisian Iran sampai saat melakukan penyelidikan atas motif penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata tersebut. 

surat edaran KBRI Tehran untuk WNI di Iran