23 Mei 2017 - 15:04
Iran Kecam Serangan Bom di Manchester

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan teroris di kota Manchester, Inggris yang menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai 59 lainnya.

Menurut Kantor Berita ABNA, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan teroris di kota Manchester, Inggris yang menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai 59 lainnya.

"Dari wilayah Mirjaveh Republik Islam Iran hingga Manchester Inggris, akar terosimenya adalah satu dan harus dicerabut," kata Bahram Qassemi dalam pernyataannya pada Selasa (23/5/2017).

Ia lebih lanjut mengungkapkan simpati kepada keluarga para korban serangan teroris di Manchester.

Qassemi menjelaskan, salah satu dampak dari koalisi yang tidak serius dan definisi palsu serta kebijakan mempersenjatai teroris dan ekstrimis adalah meluasnya terorisme di berbagai belahan dunia, di mana fenomena ini tidak akan terhapus kecuali dengan tekad serius dan penciptaan mekanisme komprehensif yang jauh dari kebijakan standar ganda.

Sebelumnya, sebuah ledakan bom terjadi usai konser penyanyi Amerika Serikat, Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris pada Senin malam. Insiden ini merenggut nyawa 22 orang dan melukai 59 lainnya.

Pada 26 April 2017, sembilan personel keamanan Iran terbunuh dan tiga lainnya terluka setelah diserang oleh kelompok teroris di dekat Mirjaveh, Provinsi Sistan-Baluchestan, Iran Tenggara.

Kelompok teroris Jaish ul-Adl meluncurkan serangan dari wilayah Pakistan dan langsung kabur setelah melakukan aksinya.