Menurut Kantor Berita ABNA, meskipun diduga keras penyebab kebakaran gedung pusat perbelanjaan "Plasco" kamis (19/1) adalah hubungan singkat arus listrik, namun Presiden Republik Islam Iran, Dr. Hassan Rouhani tetap meminta untuk diadakan investigasi untuk memastikan penyebab kebakaran dan runtuhnya gedung 17 lantai tersebut.
Gedung Plasco diberitakan terbakar pada pukul 10 waktu setempat yang kemudian runtuh 2 jam setelahnya. 40 personil pemadam kebakaran diturunkan di lokasi kejadian. Jalur menuju lokasi kejadian juga diblokir pihak kepolisian untuk memastikan proses evakuasi korban berjalan lancar.
Presiden Rouhani dalam suratnya menyebutkan peristiwa kebakaran dan runtuhnya gedung yang berusia 54 tahun tersebut merupakan peristiwa yang menyakitkan dan merupakan kedukaan bagi rakyat Iran. Pemerintah mengucapkan belasungkawa kepada para korban. Rouhani juga memerintahkan pihak terkait untuk segera menyelidiki penyebab pasti kebakaran, melakukan evakuasi dan pertolongan medis secepatnya serta menyediakan ganti rugi untuk para korban.
Gedung pusat perbelanjaan Plasco adalah diantara pusat perbelanjaan yang terhitung ramai di Tehran. Gedung tersebut berdiri sejak 54 tahun lalu, dan terletak di pusat kota Tehran, sekitar 6 km dari kantor KBRI. Gedung 17 lantai tersebut adalah gedung modern pertama di Tehran yang dibangun dengan sistem konstruksi bangunan anti gempa yang dibangun pada tahun 1964.
Dikabarkan tidak ada seorangpun warga Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa naas tersebut.